Tuesday, March 13, 2012

manusia itu mahluk aneh kata mereka


By
Ahmad marzuki
082084273
14 maret 2012
Mari kita dengar curhatan para binatang yang lagi ngomongin manusia neh.
  • Semut hitam berkata
Mungkin manusia itu memang aneh, saat mereka bermusuhan atau dalam konflik, maka mereka hanya butuh senyum yang tulus untuk membuat urusan mudah selesai. Beda dengan kami apa bila kami bermusuhan, maka kami butuh beberapa anggota kami yang mati dulu atau kami yang harus kehilangan daerah kekuasaan kami. Saat manusia bertemu untuk mengungkapkan kesan saling akrab, maka manusia hanya butuh sedikit tenaga untuk menggerakkan pipi dan bibirnya maka berarti mereka saling menghormati, atau sudah terjalinlah keakraban, bahkan terkadang aku lihat mereka tak mengucapkan sepatah kata pun, tapi mereka sudah paham bahwa tidak ada dendam diantara mereka yang adalah semangat dan niat kekeluargaan. Hal ini berbeda dengan kami, kami harus menempelkan kedua antenna kami dan mengucapkan beberapa kata yang hanya kami sendiri yang mengetahuinya, sebagai tanda bahwa kami adalah sama satu kloni, hal ini tidak kami lakukan kepada semua jenis semut, tapi hanya pada koloni kami yaitu semut hitam, kamipun tak bisa sebebas manusia,kami harus bekerja setiapsaat untuk ratu kami dan kloni kami tapi meski bagaimanapun tidak pernah ada kata mengeluh dari kloni kami yang aku dengar, tidak seperti kalian yang meskipun hanya bekerja untuk diri sendiripun masih mengeluh, bahkan aku lihat ada yang bermalas-malasan. Meski aku tak sepintar manusia, tapi aku berfikir betapa mudahnya manusia menjaga kedamaian hanya dengan sebuah senyum, dan bebasnya manusia atas diri mereka sendiri, tapi kenapa mereka malah sering merugikan yang lain??? Benar-benar aneh.
  • Tikus berkata
Mungkin kami sudah ditakdirkan seperti ini, kami kalian kenal sebagai mahluk yang bau, menjijikan dan rakus, dan kami mengira kamipun seperti itu, meskipun aku tak memikirkan itu, yang kami tahu hanyalah, kami akan memakan apa yang bisa kami makan, yang penting perut kami kenyang, aku dan kloni kami tidak peduli apakah itu hak kami atau bukan, yang penting perutku kenyang, bahkan tak jarang kami harus bersaing dengan sesame jenis kami, kalian manusia mengganggap kami adalah mahluk rakus, tapi aku tak peduli itu, yang aku heran adalah kenapa kalian bawa-bawa nama kami saat kalian mencuri uang? Atau apa yang kalian sebut sebagai koruptor kalian anggap jenis kalian sendiri sebagai TIKUS KANTOR  kenapa harus membawa nama kami? Meskipun kami rakus, kami hanya makan yang bisa kami makan, kami tidak pernah mencuri makanan yang melebihi berpuluh-puluh kali lipat dari tubuh kami, kami hanya sanggup menyimpan apa yang ada diperut kami. Lalu siapakah yang lebih rakus? Kalian bisa , mencuri lebih dari berpuluh-puluh kali lipat dari kebutuhan seseorang. Lalu apakah kami masih tergolong mahluk yang paling rakus???? Benar-benar aneh.
  • Kambing berkata
Embeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeek…… hey manusia gua  neh emang sering berantem ame sejenis gua, sering beradu tanduk bahkan kalian sering mengadu kami, saat kami saling beradu kalian dengan tertawa menyaksikan kesakitan kami yang tidak elo rasain, tapi kagak apa-apa dah soalnya kami juga sudah ditakdirkan kayak gini. Tapi kenape elo ngadu yang sesame elo, yang gua lebih heran nih ye, kenape elo bawa-bawa istila adu domba padahal kami kagak pernah tahu neh urusan kalian, tapi mungkin kalian juga juga senang kalau apa yang elo aduin itu merasakan sakit yang tidak kami rasain. Tapi meski begitu gua belum pernah ngadu sesame jenis gua, kalo meski itu terjadi, itu karena kami emang punya hajat buat naklukin musuh gue… tapi kalo dibilang kami begog yang gue emang tidak diberi akal kayak yang elo punya, tapi anehnya mengapa manusia yang punya akal malah senang melihat permusuhan? Dan pake kata-kata adu domba lagi? Benar-benar aneh.
  • Kucing dan anjing
Sebenernya manusia bisa berdamain dan berkawan dengan siapapun meskipun selain dari jenisnya, gak kayak kami kucing dan anjing yang mungkin sudah ditakdirkan sebagai musuh abadi walaupun ada beberapa dari kami yang berhianat terus menjadi sahabat. Tapi meski begitu kalian sulit sekali untuk berdamai dengan lingkungan, untuk sekedar berbagi tempat dengan kami, terus aku dengar ada antar manusia yang bermusuhan sampai bertahun-tahun mungkin melebihi umur hidup kami, aku mulai heran, kalian masih satu jenis bukan? Benar-benar aneh.

No comments: